Danakan terus berulang sampai variabel b lebih besar dari a. Output: Masukkan nilai = 2 23456789101112 Oke, cukup sampai di sini saja materi untuk perulangan & percabangan pada java semoga bermanfaat bagi kita semua atau yang sedang mengikuti Perkuliahan Algoritma Pemrograman Java kurang lebihnya mohon dimaafkan. Berbedadengan percabangan satu kondisi, pada percabangan dua kondisi ada dua pernyataan untuk dua keadaan kondisi, yaitu untuk yang bernilai benar dan yang bernilai salah. Contoh algoritma percabangan dua kondisi : if A>B then write (A) else Padacontoh algoritma perulangan diatas tanpa menggunakan tambahan perintah berak sehingga hasil output atau cetaknya ini contoh pernyataan pertama. Misalnya bila kita menulis Saya lagi belajar Algoritma Pemrograman diproses 10 kali maka agar efisien kita menggunakan struktur perulangan daripada menuliskannya satu-persatu hingga sepuluh kali. Dariketiga algoritma tersebut, bisa terjadi kombinasi antara algoritma sequential, algoritma percabangan dan algoritma perulangan. FLOWCHART DAN PSEUDOCODE Lompatan (perulangan) : for, while, do-while, goto, break dan continue. Contoh Program : If (N<0) printf (Nilai N negatif); 4. Statement jamak Statement jenis ini sering disebut Percabangan(branch) atau disebut juga kondisi (condition) dalam pemrograman C++ adalah suatu pernyataan dimana program akan mengevaluasi suatu ekspresi kondisi. Jika pernyataan bernilai true program akan menjalankan statement di dalam blok namun jika salah maka blok akan dilewati dan mengevaluasi ekspresi kondisi lainnya. berbagai strategi permainan sepak bola harus diterapkan terutama dalam. C++Apa yang akan kamu lakukan saat disuruh mencetak kalimat berulang-ulang?MisalnyaTolong tampilkan kalimat "Tutorial Pemrograman C++!" sebanyak 10x ke layar!Mungkin kamu akan menggunakan cout sebanyak 10 kali seperti iniinclude using namespace std; int main{ cout using namespace std; int main{ forint i = 0; i using namespace std; int main{ forint counter = 0; counter 0. Artinya perulangan akan dilakukan selama nilai counter lebih besar dari kita kurangi -1 nilai counter di setiap perulangan counter-.forint counter = 10; counter > 0; counter-{ printf"Perulangan ke-%i\n", counter; }HasilnyaMengapa tidak sampai nol 0?Karena kondisi yang kita berikan counter > 0. Apabila counter bernilai 0, maka kondisi ini akan menjadi kita menggunakan operator lebih besar sama dengan >=, maka jika counter bernilai 0, kondisi akan menjadi Perulangan While pada C++Perulangan while merupakan perulangan yang termasuk dalam perulangan uncounted while juga dapat menjadi perulangan yang counted loop dengan memberikan counter di flow chart-nya sama seperti flow chart perulangan whileUntuk memahami perulangan ini……mari kita coba lihat contohnyainclude using namespace std; int main{ char ulangi = 'y'; int counter = 0; // perulangan while whileulangi == 'y'{ printf"Apakah kamu mau mengulang?\n"; printf"Jawab y/t "; cin >> ulangi; // increment counter counter++; } printf"\n\n-\n"; printf"Perulangan Selesai!\n"; printf"Kamu mengulang sebanyak %i kali.\n", counter; return 0; }HasilnyaCoba perhatikan blok kode while// perulangan while whileulangi == 'y'{ printf"Apakah kamu mau mengulang?\n"; printf"Jawab y/t "; cin >> ulangi; // increment counter counter++; }Di sana… Perulangan akan terjadi selama variabel ulangi brenilai kita menggunakan fungsi scanf untuk mengambil kita menjawab y pada input, maka perulangan akan terus kalau kita jawab yang lain, maka perulangan akan kondisi perulangannya tidak Perulangan Do/While pada C++Perulangan do/while sama seperti perulangan do/while akan melakukan perulangan sebanyak 1 kali terlebih dahulu, lalu mengecek kondisi yang ada di dalam kurung chart perulangan do/whileBentuk kodenya seperti inido { // blok kode yang akan diulang } while ;Jadi perbedaanyaPerulangan do/while akan mengecek kondisi di belakang sesudah mengulang, sedangkan while akan mencek kondisi di depan atau awal sbelum mengulang.Mari kita coba lihat contohnyainclude using namespace std; int main{ char ulangi = 'y'; int counter = 0; do { printf"Apakah kamu mau mengulang?\n"; printf"Jawab y/t "; cin >> ulangi; // increment counter counter++; } whileulangi == 'y'; printf"\n\n-\n"; printf"Perulangan Selesai!\n"; printf"Kamu mengulang sebanyak %i kali.\n", counter; return 0; }Contoh tersebut sama seperti contoh pada perulangan perulangan pertama, cobalah untuk membatalkan perulangannya dengan menjawab hasilnya4. Perulangan Bersarang Nested LoopDi dalam blok perulangan, kita juga dapat membuat disebut dengan nested loop atau perulangan bersarang atau perulangan di dalam kita coba lihat contohnyainclude using namespace std; int main{ forint i = 0; i < 10; i++{ forint j = 0; j < 10; j++{ printf"Perulangan ke %d, %d\n", i, j; } } return 0; }HasilnyaPada perulangan tersebut, kita menggunakan dua perulangan pertama menggunakan variabel i sebagai counter, sedangkan perultangan kedua menggunakan variabel j sebagai Selanjutnya?Intinya perulangan digunakan untuk melakukan pengulangan. Ini merupakan hal dasar yang harus dipahami setiap ke depan, kita akan banyak menggunakannya dalam membuat program dengan C++.Yang perlu diingat, perulangan itu ada dua macam Counted loop dan uncounted belajar…📖 Untuk daftar tutorial C++ lainnya, lihat di List Tutorial C++ PythonMungkin kalian akan bertanyaApa itu percabangan dan kenapa dinamakan percabangan?Buat yang belum pernah kuliah atau belajar tentang algoritme dan flowchart, mungkin ini istilah yang baru pertama kamu ini sebenarnya untuk menggambarkan alur program yang flow chart, logika “jika…maka” digambarkan dalam bentuk itu, ini disebut percabangan, struktur ini juga disebut control flow, decision, struktur kondisi, Struktur if, akan mampu membuat program berpikir dan menentukan tindakan sesuai dengan logika/kondisi yang kita berikan. Pada kesempatan ini, kita akan belajar struktur percabangan pada python. Mulai dari yang paling dasar hingga yang sebelumnya sudah paham tentang operator relasi dan kita mulai…Struktur Percabangan IfPercabangan If digunakan saat terdapat satu pilihan kalau kita tidak lulus dalam ujian, maka kita ikut remidi. Sedangkan kalau lulus tidak perlu ikut kita bisa membuat kode-nya seperti iniif lulus == "tidak" print"kamu harus ikut remidi"“Jika lulus == "tidak" maka cetak teks "kamu harus ikut remidi"”Kita menggunakan operator relasi sama dengan == untuk membandingkan isi variabel lulus. Sedangkan tanda titik-dua adalah tanda untuk memulai blok kode blok If, harus diberikan indentasi tab atau spasi 2x.❌ Contoh penulisan yang salahif lulus == "tidak" print"Kamu harus ikut remidi"✔️ Contoh penulisan yang benarif lulus == "tidak" print"kamu harus ikut remidi"Contoh ProgramSekarang, mari kita praktek…Buatlah program berikut lulus = raw_input"Apakah kamu lulus? [ya/tidak] " if lulus == "tidak" print"Kamu harus ikut ujian"Silahkan dieksekusi, lalu masukan jawaban “ya” atau “tidak”. Perhatikanlah hasil lagiBiar pemahamannya semakin mantap, silahkan coba contoh kasus berikut ini. program untuk mengecek bonus dan diskon file total_belanja = input"Total belanja Rp " jumlah yang harus dibayar adalah berapa total belanjaannya tapi kalau dapat diskon akan berkurang bayar = total_belanja jika dia belanja di atas 100rb maka berikan bonus dan diskon if total_belanja > 100000 print"Kamu mendapatkan bonus minuman dingin" print"dan diskon 5%" hitung diskonnya diskon = total_belanja * 5/100 5% bayar = total_belanja - diskon cetak struk print"Total yang harus dibayar Rp %s" % bayar print"Terima kasih sudah berbelanja" print"Datang lagi yaa..."HasilnyaStruktur Percabangan If/ElsePercabangan If/Else digunakan saat terdapat dua pilihan jika umur diatas atau samadengan 18 tahun boleh membuat SIM. Sedangkan dibawah itu belum kita bisa membuatnya dalam program umur = input"Berapa umur kamu " if umur >= 18 print"Kamu boleh membuat SIM" else print"Kamu belum boleh membuat SIM"Selain blok If, terdapat juga blok Else yang akan dieksekusi apabila kondisi umur >= 18 salah False.Hasil eksekusi dari kode di atas adalah sebagai berikutStruktur Percabangan If/Elif/ElsePercabangan If/Elif/Else digunakan apabila terdapat lebih dari dua pilihan begini maka ini elif begitu maka itu else pokoknya gitu dah!Kata kunci elif artinya Else if, fungsinya untuk membuat kondisi/logika tambahan apabila kondisi pertama ProgramMisalkan kita akan membuat program untuk menentukan grade nilai dengan flow chart sebagai berikutMaka kode programnya bisa kita buat seperti inifile nilai = input"Inputkan nilaimu " if nilai >= 90 grade = "A" elif nilai >= 80 grade = "B+" elif nilai >= 70 grade = "B" elif nilai >= 60 grade = "C+" elif nilai >= 50 grade = "C" elif nilai >= 40 grade = "D" else grade = "E" print"Grade %s" % gradeMaka hasilnyaApa Selanjutnya?Percabangan dapat kita gunakan untuk membuat logika tiga bentuk percabangan yang baru saja kita pelajari if, if/else, dan if/elif/ ada pertanyaan, silahkan sampaikan melalui komentar!Selanjutnya silahkan pelajari tentang perulangan pada Python. Dalam menuliskan bahasa pemrograman, terkadang kita ingin menuliskan perintah yang sama dalam banyak kali iterasi misalnya ratusan, ribuan bahkan juta-an. Tentunya itu akan membutuhkan waktu dan tenaga yang lama untuk menuliskan satu persatu perintah tersebut. Maka dari itu, dalam bahasa pascal ada sebuah fungsi bernama perulangan looping. Looping atau perulangan sendiri didefinisikan sebagai bahasa pemrograman yang berfungsi untuk menjalankan baris kode secara berulang-ulang selama kondisi masih terpenuhi. Content Navigation 13 Macam Algoritma Perulangan Beserta Contoh Programnya1. Algoritma Perulangan For2. Algoritma Perulangan While Do3. Algoritma Perulangan Repeat-Until Ternyata ada 3 macam Looping dalam Algoritma Perulangan. Untungnya, ketiga algoritma ini akan dibahas secara rinci oleh Dafunda Tekno 1. Algoritma Perulangan For Algorimta pengulangan for dibagi menjadi dua yaitu For. . . to . . . do untuk perulangan postif dan For . . . down. . . to untuk perulangan negatif. Atau lebih jelas, kamu bisa lihat dua pembagian algoritam pengulangan berikut ini. A. Algoritma Perulangan For…to..do Algoritma For . . to. . .do ini melakukan perulangan secara berurutan dari angka terkecil hingga angka terbesar. Algoritma ini memiliki struktur seperti ini For variabel=kondisiAwal to kondisiAkhir do statemen; Contoh program pascal algoritma perulangan for . . . to . . . do Program Loop1; uses crt; var iinteger; Begin For i=1 to 100 do Begin writeln'Nama Saya'; End; Readln; end. B. Algoritma Perulangan For…downto..do Algoritma For . . to. . .do ini melakukan perulangan secara berurutan dari angka terbesar hingga angka terkecil. Algoritma ini memiliki struktur seperti ini For variabel=kondisiAwal downto kondisiAkhir do statemen Contoh program Algoritma Perulangan For..downto…do Program Loop2; uses crt; var iinteger; Begin For i=100 downto 1 do Begin writeln'Nama Saya'; End; Readln; end. 2. Algoritma Perulangan While Do Algoritma Perulangan While Do merupakan algoritma yang melakukan pengulangan “statement” selama kondisi masih terpenuhi. Selama statement bernilai salah, statement akan terus diulangi . Strukur dari algoritma perulangan while do adalah While kondisi Do Statemen; Contoh program algoritma while do Program Loop3; uses crt; var iinteger; Begin i=0; while i<4 do begin writelni; i=i+1; end; Readln; end. 3. Algoritma Perulangan Repeat-Until Algoritma repeat-until adalah algoritma yang melakukan pengulangan “statement” sehingga Until kondisi terpenuhi. Selama statement bernilai salah, statement akan terus diulangi hingga nilainya benar. Statement Algoritma Repeat-Until paling sedikit diproses selama 1 kali. Dibawah ini adalah struktur dari Algoritma Repeat-Until Repeat Statemen1; Statemen2; ... Statemen; Until kondisi; Contoh Program Pascal Repeat-Until program repeat_until; uses crt; var i integer; begin clrscr; i= 0; repeat begin writeln'Hello World'; i= i + 1; end; until i = 10; readln; end. Dari program tersebut akan memunculkan output seperti ini Nah itu adalah penjelasan macam-macam algoritma perulangan. Gimana gampang kan ya? Kalau ada yang bingung bisa kita didiskusikan di kolom komentar. Teman-teman, tahukah kamu bahwa ada tiga jenis algoritma yang umum dijumpai di dalam dunia pemrograman? Ketiga jenis algoritma tersebut adalah algoritma runtunan atau sekuensial sequence, algoritma pemilihan selection, dan algoritma pengulangan iteration atau looping. Sebelum kita ke latihan , kamu perlu tahu dulu apa itu looping sendiri.. Looping Adalah Di dunia programming, Looping adalah sebuah urutan perintah yang terus menerrus diulang hingga suatu kondisi yang diinginkan tercapai. Kondisi yang dimaksud disini dapat dalam bentuk yang berbeda-beda seperti; mendapatkan data dan merubah data, dan apakah sebuah nilai sudah mencapai jumlah yang ditentukan. Jenis Looping Untuk pemilihan loop mana yang digunakan, pilihan tersebut jatuh pada preferensi tiap programmer dan dapat berdasarkan tiap masalah yang ingin diselesaikan. Berikut beberapa situasi penggunaan dari masing-masing loop. While loop normalnya digunakan untuk mengulang kode tertentu sebanyak waktu yang tidak diketahui, hingga suatu kondisi terpenuhi. Contoh jika kita ingin menanyakan pada pengguna untuk angka antara 1 dan 10. Kita tidak mengetahui seberapa banyak pengguna akan memasukkan angka yang lebih besar dari 10, sehingga kita akan tetap menanyakan Selagi angkanya tidak di antara 1 dan 10’ Do while loop merupakan control flow statement yang mengeksekusi kode paling tidak sekali dan kemudian secara berulang menjalankan kodenya atau tergantung pada kondisi Boolean nya untuk menjalankan kodenya diakhir For loop merupakan statement control flow untuk iterasi khusus, yang memungkinkan kode untuk dijalankan berulang. Loop ini baik digunakan jika kita mengetahui seberapa banyak kita akan menjalankan bagian dari kode tersebut. Contoh Algoritma Pengulangan Sebelum kamu membuat program-program yang rumit, tentunya penting ya untuk betul-betul menguasai ketiga logika dasar pada pemrograman ini. Oleh karena itu, tim Coding Studio sudah menyiapkan beberapa program sederhana untuk melatih logika looping kamu nih, teman-teman! Meskipun hanya program sederhana, dijamin deh latihan kali ini akan sangat membantu dan melatih kamu untuk memahami logika looping dalam pemrograman! Di latihan kali ini, kamu akan banyak menggunakan nested loop nih. Kira-kira, apa ya maksud dari nested loop itu? Yup, nested loop merujuk pada pengulangan yang terjadi di dalam pengulangan! Eits, mungkin nested loop ini terdengar sulit, tetapi penerapannya tidak sesulit itu kok! Contoh sederhana nested loop bisa kamu lihat di bawah ini ya, teman-teman. Contoh penggunaan nested loop Mudah kan, teman-teman? Kamu hanya tinggal meletakkan suatu blok pengulangan di dalam blok pengulangan lainnya. Nah, agar kamu semakin memahami dan menguasai penggunaan nested loop ini, Coding Studio sudah menyiapkan beberapa program sederhana yang pastinya menarik untuk kamu coba nih! Pada dasarnya, latihan kali ini hanya mengharuskan teman-teman menggambar segitiga dari tanda bintang * dengan menggunakan nested loop. Nah, inilah keempat gambar segitiga yang akan segera kamu gambar menggunakan nested loop! Jangan khawatir akan kesulitan ya, teman-teman, karena Coding Studio juga sudah menyiapkan panduan untuk kamu menyelesaikan setiap latihannya. Setiap latihan juga sudah disusun mulai dari tingkatan yang paling mudah hingga yang paling menantang. Oleh karena itu, kamu bisa mengerjakannya mulai dari nomor yang pertama terlebih dahulu. Tanpa berlama-lama lagi, yuk kita mulai berlatih sekarang! 1. Segitiga Sederhana 5 Program Sederhana untuk Melatih Logika Looping Kamu 13 Bentuk segitiga pertama yang akan kita bentuk adalah segitiga seperti gambar di atas. Apakah teman-teman dapat melihat pola yang terbentuk dari segitiga di atas? Di baris pertama, kamu hanya akan menemukan 1 bintang. Di baris yang kedua, kamu akan menemukan 2 bintang. Pada baris ketiga, kamu akan menemukan 3 bintang. Untuk baris-baris selanjutnya, bintang yang dicetak akan bertambah satu buah. Melihat dari pola di atas, maka dapat kita temukan bahwa pola pencetakan segitiga sederhana yang pertama ini akan seperti gambar di bawah ini kan? Nah, setelah mengetahui polanya, kamu bisa menerapkannya ke dalam program nested loop kamu deh! Mudah kan? Baca Juga Algoritma Pengulangan dengan While dan Do-while 2. Segitiga Terbalik Setelah berhasil mencetak 1 hingga 5 bintang, sekarang kita balik yuk gambar segitiganya! Nah, segitiga kedua yang akan kita coba cetak adalah gambar segitiga di bawah ini. 5 Program Sederhana untuk Melatih Logika Looping Kamu 14 Kali ini, kira-kira bagaimana ya pola pencetakan bintangnya? Jika kita cermati, di baris pertama, kita mencetak tanda bintang sebanyak 5 kali. Di baris kedua, kita mencetak tanda bintang sebanyak 4 kali. Di baris ketiga, bintang yang dicetak pun berkurang lagi sebanyak 1 buah. Jadi, jika kita kembali rumuskan secara per barisnya, kita akan menemukan bahwa pola segitiga terbalik kali ini menjadi sebagai berikut Setelah mengetahui polanya, kini kamu bisa membuat nested loop yang benar deh untuk segitiga terbalik ini! 3. Segitiga yang Lebih Menantang Nah, sekarang kamu sudah siap untuk menggambar bentuk segitiga yang lebih menantang lagi, yaitu seperti gambar di bawah ini! 5 Program Sederhana untuk Melatih Logika Looping Kamu 15 Wah, kali ini segitiganya rata kanan’ nih, teman-teman! Kira-kira, bagaimana ya segitiga di atas bisa terbentuk? Yup, benar sekali! Kamu bisa membuat segitiga rata kanan’ ini dengan mencetak spasi di tempat-tempat yang kosong. Jika kita cermati lebih lanjut lagi, untuk membentuk segitiga di atas, ternyata kita perlu membentuk sebuah persegi dengan ukuran 5×5, bukan? Tepatnya, sebuah persegi yang setengahnya terdiri atas spasi, dan setengahnya lagi terdiri atas tanda bintang. Sejauh ini, apakah kamu sudah berhasil menebak pola pembentukan gambar segitiga di atas? Di baris pertama, kamu hanya akan menemukan 5 buah tanda bintang. Namun, di baris kedua, kamu akan menemukan 1 spasi dan 4 tanda bintang. Di baris ketiga, kamu akan menemukan 2 spasi dan 3 tanda bintang. Begitu pula untuk baris-baris selanjutnya. Pastinya kamu sudah bisa menebak akan seperti apa rumus untuk segitiga yang satu ini, kan? Kamu pastinya sudah mengetahui bahwa gambar segitiga kali ini terdiri atas 2 tanda yang berbeda ya, teman-teman, yaitu tanda spasi dan tanda bintang. Oleh karena itu, di dalam nested loop kamu kali ini, kamu pastinya memerlukan kondisi percabangan untuk mencetak kedua tanda tersebut sesuai rumus di atas. Untuk kondisi percabangannya, kamu bisa menggunakan kondisi IF ya, teman-teman! 4. Segitiga yang Lebih Menantang 2 Sadarkah kamu bahwa segitiga di nomor 3 mirip dengan segitiga di nomor 2? Nah, jika kita sudah membuat segitiga di nomor 2 dengan posisi rata kanan’, maka ini saatnya kita membuat segitiga di nomor 1 dengan posisi rata kanan’! Kamu tidak perlu men-scroll browser kamu ke nomor pertama ya, teman-teman, karena gambar segitiga keempat ini bisa kamu temukan di bawah ini. 5 Program Sederhana untuk Melatih Logika Looping Kamu 16 Sama seperti segitiga pada nomor 3, kamu masih membutuhkan tanda spasi dan tanda bintang untuk segitiga keempat ini. Artinya, kamu masih memerlukan kondisi percabangan atau kondisi IF di dalam nested loop kamu nanti ya, teman-teman. Perbedaan segitiga ini dengan segitiga di nomor 3 adalah jumlah bintangnya yang bertambah dari baris pertama hingga baris terakhirnya. Pastinya kamu sudah bisa menebak rumus segitiga yang terakhir ini, kan? Baris pertama segitiga ini memang terdiri atas 4 spasi dan 1 tanda bintang. Di baris keduanya, kamu bisa menemukan 3 spasi dan 2 tanda bintang. Jumlah spasi di setiap barisnya akan berkurang, dan jumlah tanda bintang di setiap barisnya justru bertambah. Berikut ini adalah rumus untuk membantu kamu menggambar segitiga yang keempat ini. Jika kamu sudah berhasil menemukan polanya, saatnya menerapkan pola tersebut ke dalam nested loop kamu! Selamat karena kamu sudah berhasil membentuk keempat buah segitiga pada latihan ini! Baca Juga Algoritma Pengulangan dengan For Loop 5. Segitiga dengan Angka Eits, jangan kabur dulu, teman-teman! Di program sederhana yang terakhir ini, kamu tidak perlu mengubah logika looping-mu lagi, kok! Kali ini, kamu hanya perlu mengubah tanda bintang menjadi angka-angka seperti segitiga di bawah ini. Tujuan latihan yang terakhir ini adalah agar kamu dapat melihat alur pencetakan segitiga secara lebih jelas dengan bantuan angka-angka ini. Dua gambar segitiga di atas hanyalah sebuah contoh. Kamu bisa mengkreasikan segitiga angka’ milikmu sebebas mungkin agar kamu semakin memahami alur eksekusi perintah dalam sebuah struktur nested loop. Selain membuat segitiga angka dengan bentuk segitiga yang pertama, kamu juga mengkreasikan ulang bentuk segitiga kedua, ketiga, dan keempat dengan menggunakan logika looping, loh! Itu dia kelima latihan pembuatan program sederhana yang dapat membantu kamu untuk lebih memahami logika looping dalam dunia pemrograman. Kalau kamu masih memerlukan bantuan untuk mencetak gambar-gambar segitiga di atas, jangan ragu untuk bertanya melalui kolom komentar ya, teman-teman. Coding Studio akan selalu siap untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaanmu! Oh iya, selain mencetak bentuk segitiga, kamu juga bisa mencetak bentuk persegi, jajaran genjang, atau bahkan layang-layang loh! Semoga latihan membuat program sederhana ini bisa membantu mengasah logikamu dalam membuat sebuah program ya, teman-teman. Sampai jumpa di artikel selanjutnya! Pengertian algoritma percabangan yaitu salah satu dari struktur algoritma pemrograman yang digunakan sebagai langkah-langkah pada program yang harus diproses serta telah disesuaikan dengan beberapa dari kondisi. Fungsi dari algoritma percabangan yaitu untuk memilah dan memproses keputusan yang cepat dan tepat dengan menyesuaikan kebutuhan pengguna berdasarkan kondisi yang terjadi pada sistem program yang akan digunakan. Algoritma percabangan ini juga memiliki sebutan lain, diantaranya yaitu algoritma flow contorl, algoritma pemilihan dan algoritma seleksi kondisi. Meskipun memiliki beberapa jenis, algoritma percabangan ini memiliki fungsi yang sama yaitu guna menentukan langkah proses mana yang akan dikerjakan oleh suatu bahasa program serta disesuaikan dengan kondisi dan syarat-syarat Algoritma Percabangan Percabangan 1 kondisi - Merupakan jenis algoritma percabangan yang hanya memiliki satu kondisi dengan syarat melakukan sebuah perintah proses dari program. Percabangan 2 kondisi - Jenis dari algoritma percabangan yang memiliki dua kondisi menjadi salah satu syarat untuk dapat memproses salah satu atau dua perintah dalam program. Percabangan 3 kondisi - Merupakan jenis algoritma percabangan yang telah dikembangkan dari dua jenis algoritma yang telah disebutkan diatas. Maka dari itulah, jenis percabangan ini memiliki ragam variasi. Percabangan “Case of….”. - Jenis percabangan ini digunakan sebagai media pemeriksa data yang bertipe integer maupun karakter. Percabangan bersarang - Jenis algoritma percabangan ini terdiri dari langkah percabangan yang terletak pada percabangan lain. Bisa dikatakan bahwa dalam setiap cabang memungkinkan ada cabang lainnya. Telah saya rangkum ulasan contoh algoritma percabangan ini berdasarkan jenis algoritma percabangan untuk keperluan berbagai macam bahasa pemrograman yang digunakan. Contoh Algoritma percabangan dibawah ini, bisa kamu jadikan sebagai media latihan dasar dalam mengimplementasikan algoritma percabangan dengan C++. Contoh Algoritma Percabangan Satu Kondisi Contoh satu uses crt; var jeniskelaminchar; begin clrscr; writelnJenis Kelamin ’; writelnL unutk laki-laki, P untuk perempuan’ writelnJenis kelamin anda ’;readlnjeniskelamin; ifjeniskelamin = l’ then writelnLaki-laki’; ifjeniskelamin = p’ then writelnPerempuan’; readkey; end Contoh Algoritma Percabangan satu kondisi dengan menggunakan bahasa pemrograman C++ Contoh dua include int main { int nilai; char a; cout>nilai; if nilai>60{ cout>a; return 0; } Contoh Algoritma Percabangan dua kondisi Contoh satu Buatlah sebuah algoritma percabangan dengan menebak usia seseorang dengan media inpu dilakukan oleh pengguna dengan ketentuan program sebagai berikut. Bila umur 5 tahun ke bawah usia5 dan usia 12 dan usia 5 and usia 12 and usia 0 then ket ß bilangan positif’ if m = n i ß m*n writei if bil>=0 then ket ß bilangan positif’ else ket ß bilangan negatif’ if m = n then i ß m*n j ß m-n else i ß m/n j ß m+n writei,j Contoh tiga Contoh studi kasus Penggolongan sebuah nilai bilangan siswa ALGORITMA Mulai Menentukan nilai siswa Jika nilai siswa 0 – 100 > 75 Tergolong Baik Jika nilai siswa 0 – 100 ≤ 75 Tergolong Cukup Tampilkan hasil Selesai PSEUDOCODE Var nilai_siswa integer Pseudocode read nilai siswa IF nilai siswa > 75 THEN write tergolong baik ELSE write tergolong cukup Contoh empat Buatlah sebuah algoritma percabangan dan program mencari nilai bilangan dari hasil input variabel. DEKLARASI x = integer; ALGORITMA Read x If x>0 then write “bilangan adalah bilangan bulat positif”; End if If x= 70 lulus jika =80 then begin Ket =’A’; end else if nilai>=70 then begin Ket =’B’; end else if nilai>=60 then begin Ket =’C’; end else if nilai>=50 then begin Ket =’D’; end else begin Ket =’E’; end; writelnNilai ,nilai,’ Keterangan Nilai adalah ,Ket; end. Contoh tiga Menentukan nilai dari bilangan terbesar Int a,b,c; if a >= b and a >=b then write “bilangan terbesar adalah a”end ifif b >= a and b>= c then write “bilangan terbesar adalah b” end if if c>=a and c>=b then write “bilangan terbesar adalah c” end if else write “bilangan yang anda masukkan adalah salah” end if Percabangan “Case of” Contoh satu Percabangan “Case Of” dalam sebuah bahasa pemrograman pascal uses wincrt; var x integer; begin write Masukkan sebuah nilai [0…3] ; readln x; Case x of 0 WritelnX bernilai 0’; 1 Writelnx bernilai 1’; 2 WritelnX bernilai 2’; 3 WritelnX bernilai 3’; else WritelnX tidak bernilai 0, 1, 2, ataupun 3’; end; end. Contoh dua Program percabangan “Case of” menggunakan algoritma percabangan dan bahasa pemrograman C++ void main { int nHari; cout > nHari; cout y then if x > z then write Bilangan terbesar ,x52 else write Bilangan terbesar ,z52 else if y > z then write Bilangan terbesar ’,y52 else write Bilangan terbesar ,z52; end. Contoh dua Program percabangan bersarang dari algoritma percabangan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrogaman C++ include void main { int A, B, C; cout > A; cout > B; cout > C; ifA

contoh algoritma percabangan dan perulangan